Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Pendidikan Karakter yang Membangun Peradaban Bangsa

    Pendidikan adalah usaha manusia untuk meningkatkan pengetahuan baik yang didapatkan dari lembaga formal maupun informal. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan karena pendidikan dapat menciptakan manusia yang berkualitas sehingga seseorang dapat mencapai kesuksesannya. Sumber Daya Manusia yang berkualitas bepengaruh pula pada kemajuan suatu negara. 


    Sumber Daya Manusia yang baik akan memajukan peradaban suatu bangsa sehingga dapat bersaing di dunia global. Berdasarkan UU No. 20 tahun 2003 pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat.
    Seringkali orang berlomba-lomba dalam mencari ilmu bahkan hingga ke luar negeri untuk mendapatkan pendidikan yang terbiak demi keberhasilan dan kesuksesan dirinya. Namun terkadang ia lupa bahwa tidak hanya kepandaian yang menentukan kesuksesan seseorang, karakter juga merupakan hal yang sangat penting dalam hal ini. Seperti kata Martin Luther King Jr “Intelligence plus character that is the goal of true education”. Ya kita harus ingat bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup karena tujuan dari pendidikan yang sebenarnya adalah intelegensia yang disertai dengan karakter. 

    Kecerdasan Karakter

    Kecerdasan intelektual yang tidak disertai oleh karakter hanya akan menghasilkan sebuah gelar, namun tidak menghasilkan generasi yang bermoral. Jadi pendidikan juga dapat dikatakan sebagai suatu proses yang dibangun untuk menggali dan mengembangkan potensi dasar manusia untuk menjadi insan peradaban. 


    Daniel Goleman yang merupakan seorang penulis asal California pernah menulis buku yang berjudul Emotional Intelligence dan masuk kedalam daftar penjualan terbaik versi The New York Times selama satu tahun setengah. Pada bukunya, beliau menjelaskan bahwa kecerdasan emosional dalam kehidupan dibutuhkan hingga 80% sementara kecerdasarn intelektual hanya dibutuhkan 20% saja. Dapat dikatakan bahwa pendidikan karakter adalah hal yang sangat penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik dan beradab. 
    Permasalahan krisis moral saat ini sering terjadi di kalangan generasi muda bangsa Indonesia. Semakin hari permasalahan krisis moral ini semakin serius. Bahkan permasalahan ini sering terjadi di sekolah, tempat murid mendapatkan pendidikan formal. Maraknya kenakalan yang dilakukan remaja di sekolah seperti mencontek, tawuran, pergaulan bebas, dan perilaku buruk lainnya mencerminkan bahwa moral generasi muda saat ini sudah sangat rusak. 
    Bahkan akhir-akhir ini banyak berita mengenai perilaku amoral yang dilakukan oleh murid kepada gurunya, mulai dari membentak, menganiaya, melaporkan gurunya pada polisi hanya karena masalah sepele, sampai tega membunuh gurunya sendiri. Oleh sebab itu pendidikan karakter harus digencarkan di sekolah-sekolah untuk menyelamatkan moral generasi penerus bangsa ini.

    Lingkungan Pendidikan

    Sekolah merupakan lingkungan kedua bagi anak sehingga berperan penting dalam pembentukan karakter. Banyak karakter dan moral yang harus ditanamakan pada anak selaku generasi penerus bangsa. Kejujuran merupakan hal yang paling penting yang harus kita tanamkan pada anak. Kejujuran ini harus dipupuk sejak kecil karena saat seorang anak sudah terbiasa tidak jujur untuk mendapatkan sesuatu, maka sifat ketidakjujuran itu akan terbawa hingga ia dewasa. 


    Banyak orang yang memiliki tingkat kecerdasan intelektual yang tinggi, namun karena pada dirinya tidak tertanam kejujujuran ia merugikan negara, misalnya kasus yang saat ini sedang masih terus terjadi di Indonesia yaitu korupsi yang banyak dilakukan oleh para petinggi negara yang berotak cerdas. Nilai kejujuran bisa ditanamkan sejak kecil pada anak dengan membisakan anak untuk tidak berbohong dan melarang mereka untuk mencontek.
    Poin lainnya yang harus ditanamkan pada anak selaku generasi penerus bangsa adalah sikap sopan santun. Sikap sopan santun merupakan budaya leluhur kita namun saat ini sudah sering dilupakan oleh sebagian orang. Tidak adanya sikap sopan santun merupakan salah satu penyebab kurang terbentuknya karakter pada anak. Hilangnya sikap sopan santun ini dapat berdampak buruk terhadap budaya Indonesia yang dikenal dengan bangsa yang dikenal ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral. 
    Proses penumbuhan karakter sopan santun ini dapat diterapkan di sekolah dengan membiasakan siswa untuk bersikap sopan. Guru di sekolah harus menjadi contoh untuk murid-muridnya di sekolah, jadi guru harus bersikap sopan sehingga murid dengan mudah akan meniru kebiasaan sopan guru. Selain itu guru dapat membuat peraturan yang membiasakan para murid dan seluruh sivitas akademik untuk melakukan 5S yaitu senyum, salam, sapa, sopan, santun ketika bertemu sivitas akademik lainnya. Sikap hormat dan saling menghargai juga perlu ditanamkan agar terciptanya lingkungan yang damai dan tentram.
    Dengan adanya pendidikan karakter di sekolah, biasanya anak akan lebih mudah memahami situasi moral secara akurat, memiliki cara untuk memecahkan masalah moral bahkan yang kompleks, tetap fokus terhadap akademis dan termotivasi untuk mengatasi hambatan dalam pelajaran. Saat ini sudah mulai banyak sekolah di Indonesia yang mengajarkan pendidikan karakter secara khusus. Semoga dengan diterapkannya pendidikan karakter di sekolah, kecerdasan anak yang disertai dengan karakter yang baik akan menjadikan mereka generasi penerus bangsa sesuai dengan yang diharapkan.

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728